Showing posts with label Aneh tapi nyata. Show all posts
Showing posts with label Aneh tapi nyata. Show all posts

Sunday, May 1, 2011

Tumor Otak, Gadis Ini Tumbuh bak Raksasa


Demi mengontrol pertumbuhannya, ia harus mendapat suntikan Rp28,2 juta setiap tiga bulan.

Malee Duangdee, si gadis raksasa (daily mail)
Begitu mudah mengenali Malee Duangdee. Wanita 19 tahun ini tumbuh bak raksasa di tengah lingkungannya, wilayah timur Thailand. Tingginya 208 sentimeter dengan berat tubuh mencapai 130 kilogram. Menjulang di tengah masyarakat sekitar, yang rata-rata hanya memiliki tinggi tubuh 150 sentimeter.

Seperti dikutip dari Daily Mail, dengan postur sebesar itu, tubuh Malee masih berpeluang tumbuh. Bukan lantaran usianya yang masih remaja, tapi karena penyakit tumor yang menggerogoti otaknya.

Tumor yang terdiagnosis sejak usia sembilan tahun itu menekan salah satu bagian saraf di otak, yang memicu ketidakseimbangan hormon. Ini membuat pertumbuhannya tak terkendali. Demi mengontrol pertumbuhan badannya yang terus membesar, ia harus mendapat suntikan seharga £2.000 atau sekitar Rp28,2 juta setiap tiga bulan sekali.

Tak hanya bermasalah dengan pertumbuhan tubuh, tumor yang bersarang di kepalanya juga membuat matanya buta. "Semakin saya besar, penglihatan saya semakin tertanggu, dan kini sangat sulit bagi saya melihat sekeliling," ujar Malee.

Selain persoalan fisik, Malee juga menanggung beban psikologis yang berat. Menerima berbagai olokan, ia dikucilkan di lingkungan sekolah dan tetangga. "Saya seperti monster menakutkan, anak-anak sekolah selalu mengolok saya," ujarnya.

Malee merasa lebih nyaman setelah keluar dari sekolah. Menghabiskan waktu di tengah keluarga, ia berusaha beradaptasi dengan segala masalah hidupnya. "Saya berusaha terbiasa dengan kehidupan saya, meski sulit," ujarnya. "Saya mulai menikmati kesendirian, membangun kehidupan sendiri, dan bersenang-senang sendiri tanpa tahu apa yang akan terjadi."

Ia menghabiskan waktunya bersama keluarga di rumah. Membersihkan rumah dan membantu ibu memasak menjadi aktivitasnya sehari-hari. Sesekali ia juga bermain dengan adiknya yang masih tiga tahun, Daoruang. "Saya tak pernah memiliki pacar. Saya tak yakin bisa menikah, saya terlalu berbeda."

Malee harus terus berjuang demi bertahan hidup. Apalagi keluarganya mulai mengalami kesulitan keuangan untuk menutup biaya pengobatan rutin yang begitu mahal.

VIDEO: Peluru Bersarang di Kepala 25 Tahun


Selama itu, Adrian Milton tetap beraktivitas normal tanpa keluhan berlebih.

ilustrasi peluru di kepala (AP Photo/Polizei Herne)
Adrian Milton, seorang wartawan New York, tak sadar ada peluru bersarang di kepalanya selama 25 tahun. Selama itu, ia hidup normal tanpa merasa sakit. "Aneh sekali ada peluru di kepalaku dan saya tak tahu," katanya.

Keberadaan peluru itu terkuak saat ia mengalami kecelakaan di rumah. Ia menjalani CAT Scan setelah pingsan akibat benturan kepala saat melakukan pekerjaan rumah. Hasil pemindaian itu menunjukkan sesuatu yang aneh. Ada peluru di kepalanya.

Setelah serangkaian tes memastikan itu peluru, ia teringat kejadian 25 tahun silam. Kala itu, ia sedang memotret di gedung untuk pengembang real estate. Di sisi kanannya ada orang-orang sedang bertengkar. "Tiba-tiba sesuatu membentur kepala dan aku terjengkang ke kap mobil, darah mengucur," ujarnya.

Ia lalu pulang dan membersihkan luka di kepalanya. Tak ada keluhan berlebihan, meski luka itu meninggalkan benjolan kecil di kepalanya. "Kupikir itu bekas luka biasa akibat tertimpa batu bata," ujarnya.

Atas kondisi itu, dokter memutuskan tak akan mengangkat peluru dari kepala Milton. "Peluru itu sudah 25 tahun di sana, jaringan luka yang ada cukup untuk menahannya," kata sang dokter.

Ingin melihat sosok Milton? Klik di sini.