Showing posts with label Aya-aya wae. Show all posts
Showing posts with label Aya-aya wae. Show all posts

Wednesday, May 4, 2011

Waduuh..Jarum Akupuntur Nyasar di Paru-Paru Mantan Presiden Korsel




Roh Tae-woo, 78 tahun, mantan Presiden Korea Selatan yang menjabat dari 1988 hingga 1993 dalam kondisi kesehatan kian memburuk sejak ia menjalani operasi kanker prostat pada 2002.

Ia baru saja keluar dari Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul pada Senin Lalu. Yang mengejutkan operasi itu ternyata untuk mengeluarkan jarum berukuran 2,6 inchi atau 6,6 centimeter dari dalam tubuhnya.

Jarum itu tepatnya bersarang dalam paru-paru si mantan presiden. Dokter pun dibuat bertanya-tanya bagaimana ada jarum berakhir di organ tersebut.
Spoiler:

Jarum akunpuntur di paru-paru mantan presiden Korea Selatan, Roh Tae-woo

Para pakar akunputur, baik yang pernah terlibat dalam pengobatan Roh mengatakan tidak ada satu pun prosedur dalam pengobatan yang menempatkan tusukan di daerah paru-paru.

"Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana jarum itu bisa masuk ke sana," ujar dokter yang mengepalai operasi, Sung Myung-whun di rumah sakit usai pembedahan. "Itu juga misteri bagi saya."

Sunday, May 1, 2011

Implan Payudara Meletus Saat Penerbangan


Implan payudaranya meletus akibat tak mampu menahan perbedaan tekanan di pesawat.
ilustrasi implan (weinterrupt.com)
Irena D mungkin menyesal pernah melakukan operasi implan payudara. Bukan hanya lantaran harus membayar mahal, tapi operasi perbesaran hingga ukuran F itu justru membuatnya kehilangan payudara dan jatuh sakit.

Seperti dikutip dari The Register, wanita asal Rusia itu harus menjalani perawatan intensif setelah melakukan penerbangan dari Moskow ke California. Implan payudaranya meletus akibat tak mampu menahan perbedaan tekanan di pesawat, selama penerbangan.

Wanita 45 tahun itu menderita sakit luar biasa saat transit di bandara Los Angeles, pertengahan 2009 silam. Kondisinya gawat saat turun dari sebuah pesawat Aeroflot Boeing 767-300 yang mengangkutnya. Setelah pemeriksaan intensif, dokter mengatakan bahwa sakit itu akibat letusan implan.

Meski demikian, seorang ahli bedah mengatakan, "Kemungkinan besar wanita itu sudah memiliki masalah dengan payudaranya sebelumnya, dan implan meletus karena perbedaan tekanan di pesawat."

Atas musibah itu, Irene harus menghabiskan liburannya di rumah sakit. Ia terpaksa menjalani pengangkatan payudara demi menghentikan peradangan meluas. Ia pun menerima ancaman kesehatan serius jika nekat melakukan perbesaran payudara lagi.

Kasus implan meletus juga pernah menimpa seorang wanita Inggris, Lindsey Easeman. Tahun lalu, wanita 27 tahun ini menjalani pengangkatan payudara setelah implan di payudara bagian kanan meletus sehingga meradang dan membentuk benjolan, tepat setahun pascaoperasi.

Musibah yang menimpa Lindsey terjadi akibat penggunaan implan payudara berbahan Poly Implant Prothese (PIP). Bahan gel berbahaya yang diproduksi perusahaan asal Prancis ini sudah lama ditentang pakar medis karena bisa memicu peradangan serius di area payudara.

VIDEO: Peluru Bersarang di Kepala 25 Tahun


Selama itu, Adrian Milton tetap beraktivitas normal tanpa keluhan berlebih.

ilustrasi peluru di kepala (AP Photo/Polizei Herne)
Adrian Milton, seorang wartawan New York, tak sadar ada peluru bersarang di kepalanya selama 25 tahun. Selama itu, ia hidup normal tanpa merasa sakit. "Aneh sekali ada peluru di kepalaku dan saya tak tahu," katanya.

Keberadaan peluru itu terkuak saat ia mengalami kecelakaan di rumah. Ia menjalani CAT Scan setelah pingsan akibat benturan kepala saat melakukan pekerjaan rumah. Hasil pemindaian itu menunjukkan sesuatu yang aneh. Ada peluru di kepalanya.

Setelah serangkaian tes memastikan itu peluru, ia teringat kejadian 25 tahun silam. Kala itu, ia sedang memotret di gedung untuk pengembang real estate. Di sisi kanannya ada orang-orang sedang bertengkar. "Tiba-tiba sesuatu membentur kepala dan aku terjengkang ke kap mobil, darah mengucur," ujarnya.

Ia lalu pulang dan membersihkan luka di kepalanya. Tak ada keluhan berlebihan, meski luka itu meninggalkan benjolan kecil di kepalanya. "Kupikir itu bekas luka biasa akibat tertimpa batu bata," ujarnya.

Atas kondisi itu, dokter memutuskan tak akan mengangkat peluru dari kepala Milton. "Peluru itu sudah 25 tahun di sana, jaringan luka yang ada cukup untuk menahannya," kata sang dokter.

Ingin melihat sosok Milton? Klik di sini.

Friday, April 29, 2011

[ DIJAMIN NGAKAK SAMPE SAKIT PERUT] Jarang-jarang Tabloid Bola Sesadis Ini

[ DIJAMIN NGAKAK SAMPE SAKIT PERUT] Jarang-jarang Tabloid Bola Sesadis Ini

Jangan Lupa IJO-IJONYA YA KALO :NGAKAK


kalo merasa terhibur tlg kasih ane

jgn lupa juga di
Coba Agan Agan perhatikan kesalahan cetak Tabloid BOLA... Kasihan Bener Mahyadi Panggabean.. Sabar ya... sabar..

Spoiler for KEKEJAMAN TABLOID BOLA:

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7987198